Kamis, 30 Oktober 2014

Magnet??



Hey bintang! Kamu tau?sekarang kamu itu seperti magnet.
Iya magnet… kamu tau magnet kan? Sejenis benda yang memilikki dua sisi yang berbeda. Dua sisi yang terlihat sama tetapi sungguh memiliki arti yang berbeda dan sangat berbeda. Dua sisi yang membuat beberapa orang menjadi bingung karena itu, khususnya bagi aku. Tetapi dua sisi itu yang membuat aku tertarik kepada sebuah magnet. Dua sisi itu yang membuat aku ingin tahu tentang magnet. Dua sisi itu yang membuat aku mempelajari tentang magnet. Dua sisi itu yang membuat aku semakin lama semakin jatuh ke dalam kehidupan magnet. Dua sisi itu yang membuat aku sedih, senang, bangga,gembira pada saat aku mempelajari tentang mu. Dua sisi itu yang membuat aku menjadi terlihat bodoh bagi beberapa orang.tapi aku sangat menyukai magnet dengan dua sisi ini.
          Sisi pertama, sisi yang seolah-olah mempunyai surga yang indah di dalamnya hingga aku tertarik kedalamnya. Tarikan sisi A ini sangat kuat, walaupun telah aku coba untuk menolaknya namun tarikan ini sangat kuat hingga membuat aku tertarik ke dalam sisi A. Saat aku memasuki sisi A, membuat aku menjadi tenang dengan semua macam partikel yang terkandung didalamnya. Membuat aku menjadi nyaman dengan segala zat yang terkandung di dalamnya. Semakin lama menelajah ke dalam sisi A,semakin indah aku melihatnya. Aku sangat menikmati sisi A ini. Setelah beberapa lama aku memasuki sisi ini, akupun terlihat tampak bodoh, ketika orang lain menilai aku bodoh aku pun senang dengan penilaian orang itu. Yaa…benar-benar bodoh.
          Sisi kedua, aku mencoba unutuk memasuki sisi B dan aku bertekad untuk mempelajari sisi kedua ini. Saat aku melihat sisi B dari luar, entah apa yang ada difikiranku saat itu. Mungkin aku berfikir aku akan mengabaikan sisi B karena aku teringat keindahan pada sisi A tadi. Aku berfikir “aku hanya akan memasuki sisi A, aku tidak perduli dengan sisi B”. Aku juga berfikir “aku harus melihat sisi B, walaupun tampak begitu menyakitkan”. Saat aku mulai memasuki sisi B dan mulai untuk menerima kehadiran sisi ini, aku seperti menolak kehadiran sisi B, seperti magnet yang mempertemukan kutub yang sama, seberapa kerasnya kau berusaha untuk mempersatukan dua magnet tersebut, itu tidak ada hasilnya. Sisi B ini begitu suram dan rumit sampai aku melupakan indahnya sisi A tadi. Aku mulai mempelajari sisi B, aku mulai menarik napas panjang ketika aku mempelajarinya. Hanya sebentar aku di dalam sisi B aku berfikir “yaa, aku menyesal masuk ke dalam sisi ke dua ini, karena membuat aku untuk tidak ingin memepelajari kehidupan magnet”. Namun aku sadar bahwa magnet ini memang pada dasarnya mempunyai dua sisi yang berbeda. Entahlah, aku seperti orang yang diberi narkoba, aku semakin tertarik dan ingin tau lebih dalam mengenai sisi kedua ini, yaaaaa lebih dalam walaupun aku tau nanti nya aku akan sangat sakit dan jatuh terlalu dalam. Aku pun semakin tertarik dengan magnet yang mempunyai dua sisi ini. Yaaa aku semakin dalam… dan aku mencoba untuk tidak jatuh ke dalamnya. Tapi tidak akan mungkin bisa.
          Setelah mempelajari berbagai hal di kedua sisi ini, aku semakin menyayangi magnet ku. Entahlah apa yang ada di otakku, aku hanya terlihat tampak bodoh bagi beberapa orang. Aku hanya menyayangi sisi-sisi yang ada di dalam magnetku, walaupun aku tau banyak yang terkandung pada sisi-sisi nya akan membuatku tampak bodoh. Yaaa aku suka itu. Namun aku tau suatu saat magnet ku akan tertarik kepada magnet lainnya dan akan melupakan aku. Yaa aku pun tahu itu.